Kamis, 05 Juni 2014

CINTA







CINTA
          Seucap kata yang sering terdengar di telinga kita, diiringi  rasa harap dan rasa yang mewakili seluruh tingkah laku dan pikiran kita. Mudah diucap dan sulit untuk direalisasikan. Hingga terbitlah fatamorgana yang menguasai mereka, kekuasaan yang monarkhi, membelah atmosfer kehidupan sehingga tercipta insane yang dekomposisi perasaan. Seolah-olah zaman ini merupakan zaman keemasan dia. Antek-antek media dan para pendukung setia seakan melengkapi dan tersetifikasi dengan baik. Tapi semua itu…berakhir.

          Dengarkanlah deklarasiku ini, Aku mencintaimu karena Alloh ta’ala. Menghujam kuat di para sanubari insane, meleburkan cintaa-cinta para oplosan yang sebatas kenikmatan sesaat. Memang fitrah ini suci, fitrah yang mngontrol ataukah hati kita ?. Lalu apalah arti raja, yang apabila dia baik maka baik seluruhnya namun apabila buruk maka buruklah semua.

          Wahai manusia, saya adalah cinta. Perlakukan aku pada seharusnya. Jangan kau letakkan aku pada selain habitatku. Jika seandainya diantara bumi dan langit tidak ada aku, maka sang merah pun akan tertumpahkan, lautan pun memudar, bahkan gunung pun terbelah. Kau perlu mengetahui bahwa aku mempunyai tiap-tiap kaki tangan. Dimana kau bisa memilih yang mana kau kuasai dan yang mana kau mata-matai. Karena itulah aku diciptakan

          Cukup sudah kau melukai aku, cukup sampai disini. Tak usah kau meminta maaf memang penyesalan diakhir setiap peristiwa. Namun bukan berarti kau acuhkan aku, karena aku pun masih didalam bersamamu. Kata ini Ujian, Cobaan, dan Penghisaban. Maka jangan pernah kau mempermainkan aku sedikit pun.

0 komentar:

Posting Komentar

Pages

About Me

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.